Skip to main content

Lirik Lagu Demi Tuhan Aku Ikhlas - Armada feat Ifan Seventeen

Lirik Lagu Demi Tuhan Aku Ikhlas Armada feat Ifan Seventeen - Bencana Tsunami yang melanda pantai Carita pada akhir tahun 2018 tahun lalu, memberikan seribu cerita dan kenangan, bagi para keluarga yang di tinggalkan oleh orang yang terkena tsunami tersebut.

Apalagi bagi artis atau vokalis grup band Seventeen yaitu Ifan, yang menjadi korban tsunami, dia harus merelakan orang tersayang nya pergi untuk selama - lamanya.

Dan pada hari Rabu (13/2), grub band Armada dan Ifan Seventeen berkolaborasi meliris lagu yang berjudul Demi Tuhan Aku Ikhlas, yang di peruntukan untuk dua orang kru dan tiga personel band Seventeen serta istri Ifan yang meninggal dunia akibat terjangan tsunami tersebut.

Berikut lirik lagu dan video'nya...

Lirik Lagu Demi Tuhan Aku Ikhlas

Demi Tuhan
Sungguh berat aku lalui
Tanpa kamu bersama denganmu

Sungguh sulit ku menolak
Untuk tak mengingat lagi
Semua kenangan yang kita lalui
Bersama

Dan aku di sini
Patah hati tak bisa terima
Kepergianmu dan semua kenyataan ini
Tapi aku tak bisa hidup begini terus
Kan kujalani hidup tanpa kamu

Demi Tuhan
Sungguh-sungguh sangat berarti
Mengingatmu semua tentangmu

Sungguh sulit ku menolak
Untuk tak mengingat lagi
Semua kenangan yang kita lalui
Bersama

Dan aku di sini
Patah hati tak bisa terima
Kepergianmu dan semua kenyataan ini
Tapi aku tak bisa hidup begini terus
Kan kujalani hidup tanpa kamu

Dan aku di sini patah hati
Tak bisa terima kepergianmu
Dan semua kenyataan ini

Aku di sini patah hati
Tak bisa terima kepergianmu
Dan semua kenyataan ini

Tapi aku tak bisa
Hidup begini terus
Kan kuputuskan engkau
Engkau ku ikhlaskan

Demi Tuhan

Berikut videonya di bawah ini....

Dan demikianlah, Lirik Lagu Demi Tuhan Aku Ikhlas - Armada dan Ifan Seventeen, yang semoga bermanfaat dan berguna bagi para pembaca semuanya.
Oldest Post
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar